Kamis, 23 April 2015

New Daihatsu Terios Targetkan Penjualan 200 Unit di Jatim

Jawa Timur (Jatim) menjadi incaran merek-merek mobil terkenal tanah air. Setelah Honda dan Toyota meluncurkan produk terbaru, kali ini giliran Daihatsu yang mengeluarkan New Terios untuk mendongkrak market share.

Saat ini, market share mobil SUV sekelas New Terrios di Jatim sekitar 450 unit. Dari jumlah itu, Daihatsu hanya membidik kue penjualan sebesar 200 unit untuk 2015. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan target penjualan tahun lalu (2014) sebesar 160 unit. Karena, segmen mobil ini adalah kelas menengah atas.

“Target yang kami tetapkan di 2015 sebesar 200 unit. Jumlah ini lebih besar dari tahun lalu, kami akan berusaha untuk memenuhi target ini,” kata Kepala Wilayah Jawa Timur dan Bali PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hariya Albertus di sela-sela peluncuran New Terrios di Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, Rabu (25/3/2015).

Hariya mengatakan, untuk memenuhi target penjualan yang ditetapkan, pihaknya melakukan kreativitas pendekatan kepada semua konsumen. Jika tahun-tahun sebelumnya Daihatsu tidak pernah melakukan pendekatan ke daerah-daerah di area Jatim, mulai 2015 pendekatan ke daerah akan dilakukan dengan serius.

Dari analisa yang dilakukan, ternyata daerah juga menyumbangkan penjualan yang cukup besar. Minimal, daerah-daerah di Jatim menyumbangkan 1 unit mobil Daihatsu. Jika ada 38 kabupaten/kota, minimal ada sekitar 38 unit laku. “Strategi ini sebelumnya belum pernah kita seriusi, sekarang kita akan sisir daerah untuk mendongkrak penjualan,” ujarnya.

Cara ini diharapkan mampu menjadi upaya menaikan tingkat penjualan, karena kondisi perekonomian d Indonesia sedang tak menentu. Kondisi tersebut mempengaruhi tingkat penjualan mobil di tanah air, apalagi dolar terus melonjak dari rupiah. Jika keadaan ini tidak segera teratasi, maka penjualan automotif di Indonesia juga akan lesu.

Meski demikian, Daihatsu tidak akan melakukan revisi harga yang ditetapkan. Justru, Daihatsu akan memberikan hadiah tambahan supaya konsumen mau membeli mobil dengan kondisi perekonomian yang tidak jelas. “Kita akan memberikan hadiah tambahan untuk menarik pembeli. Kita tidak akan merevisi harga dari tipe-tipe mobil yang dikeluarkan,” ungkap dia.

Saat ini, Daihatsu telah menjual lebih dari 1800 mobil dari berbagai tipe, dari tipe-tipe yang ada sebesar 50% penjualan terbesar dipegang pick up. Untuk Ayla, penjualan tahun lalu sebanyak 350 unit, sedangkan Xenia sebanyak 380 unit tahun lalu. Pasar ini diprediksi akan tetapa sama, hal ini dipicu kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi Indonesia.

Meski demikian, pasar Indonesia maupun Jatim masih sangat bagus untuk penjualan mobil. Untuk itu, Jatim dijadikan sebagai pasar potensial bagi produk mobil internasonal. Apalagi, daya beli masyarakat Jatim mengalami pertumbuhan yang cukup besar. “Ekonomi Jatim mash lumayan dibandingkan daerah lain, makanya Jatim menjadi target penjualan mobil semua merek,” tegas Hariya.

Kepala Daihatsu Cabang Waru, Jatim Ferry menambahkan, peluncuran New Terios diharapkan mampu mendongkrak penjualan mobil di Jatim. Sebab, desain yang dibuat sangat menarik dan berbeda dengan Terios lama. Apalagi, harga yang ditetapkan tidak terlalu mahal, berkisar Rp193.450.000 hingga Rp249.050.000. harga tersebut naik sebesar Rp900 ribu hingga Rp2,5 juta dari Terios lama.

“Terios ini ada perubahan tetapi tidak total, hanya desainnya saja. Untuk mesinnya tetap sama dengan yang lama,” katanya.

Topik : Strategi Pemasaran Mobil New Daihatsu
Referensi : http://autotekno.sindonews.com/read/981354/120/new-daihatsu-terios-targetkan-penjualan-200-unit-di-jatim-1427291737

Kata Pengantar

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta puji dan syukur kepada-Nya, maka penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah ini, yang berjudul “PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MEREK TAS KESUKAAN”. Karena tanpa rahmat dan karunia-Nya, tidak mungkin semua ini dapat terlaksana dan menghasilkan sesuatu yang berguna.
            Pada kesempatan ini penulis tidak lupa mengucapkan terimakasih serta penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu serta memberikan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan penulisan ilmiah ini yang disusun sebagai syarat untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan jenjang setara sarjana muda, jenjang strata satu (S1) pada fakultas ekonomi jurusan manajemen Universitas Gunadarma.
            Dengan kesungguhan hati dan rasa tanggung jawab penulis serta bantuan dari berbagai pihak, akhirnya penelitian ilmiah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada :
1.      Ibu Prof. Dr. E. S. Margianti, SE., MM., selaku Rektor Universitas Gunadarma.
2.      Bapak Toto Sugiharto, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
3.      Bapak Iman Murtono Soenhadji, Ph.D., selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
4.      Ibu Fettiana Gianadevi, S.Kom, MMSI., selaku Koordinator Sidang Penulisan Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
5.      Ibu Sulistining Trimulyani., selaku Dosen Pembimbing.
6.      Bapak, Ibu serta adikku tercinta, yang telah memberikan dukungan baik moril dan materil. Semoga mereka senantiasa mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan dalam lindungan Allah SWT.
7.      Erika Rizky A tercinta dan tersayang atas semua semangat yang telah diberikan.
8.      Teman-teman kelas 3EA04 angkatan 2012 yang telah memberikan dorongan, semangat kepada penulis untuk segera menyelesaikan penulisan ilmiah ini.
9.      Teman-teman satu Jurusan Manajemen yang mendukung saya dalam menyelesaikan penulisan ini.
Juga tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan ilmiah ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Atas bantuan, saran dan usaha yang telah diberikan kepada penulis. Semoga Allah SWT berkenan membuka rahmat dan karunianya kepada semua pihak yang telah membantu penulis. Amin.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu saran serta kritik untuk peningkatan mutu penulisan ilmiah ini sangat diharapkan. Semoga penulisan ilmiah ini dapat memberikan manfaat sesuai fungsinya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Depok, April 2015


        Penulis

Bahasa Inggris Bisnis 2

1. Contoh kalimat Subject - Verb Agreement The charger risks every month           The chargers risk every month He is driver ta...