Agni Bhuwono S
10212331
Bagi sebagian masyarakat, Jakarta dan kota - kota besar lainnya merupakan kota yang sangat menarik. Tidak hanya bagi para turis asing, tetapi juga bagi para penduduk desa. Di kota besar banyak terdapat sarana dan tempat yang menggangumkan. Tempat rekreasi, gedung-gedung pencakar langit, perumahan mewah, dan pusat-pusat belanjaan sangat mudai dijumpai. Hal inilah yang menimbulkan daya tarik bagi seseorang pergi ke kota besar untuk mengadu nasib.
10212331
Bagi sebagian masyarakat, Jakarta dan kota - kota besar lainnya merupakan kota yang sangat menarik. Tidak hanya bagi para turis asing, tetapi juga bagi para penduduk desa. Di kota besar banyak terdapat sarana dan tempat yang menggangumkan. Tempat rekreasi, gedung-gedung pencakar langit, perumahan mewah, dan pusat-pusat belanjaan sangat mudai dijumpai. Hal inilah yang menimbulkan daya tarik bagi seseorang pergi ke kota besar untuk mengadu nasib.
Kemewahan
kota besar telah menarik minat para penduduk. Terutama mereka yang berasal dari
desa. Jadilah mereka kaum urban. Mereka berlomba - lomba untuk mencari
kehidupan yang baru. Mereka beranggapan hidup di kota - kota besar lebih
menjanjikan dan lebih mudah mendapatkan uang.
Karna adanya kaum urban, di kotabesar timbul masalah. Hal
ini disebabkan mereka yang datang hanya mengandalkan keberuntungan saja. Akibatnya,
banyak di antara mereka hidup terlantar. Untuk tetap bertahan di kota, banyaknya
di antara mereka terpaksa menempati perumahan - perumahan tak layak huni atau
perumahan kumuh. Masalah lainnya yang timbul adalah bertambahnya pengangguran. Penganggurang
terus – menerus bertambah.
Pengangguran yang tidak cepat di tanganin akan
menimbulkan masalah bertambahnya angka kejahatan. Persoalan ini sudah tentu
membuat rasa was – was bagi para penduduk lainnya. Kejahatan terjadi di sana
sini dan tak mengenal waktu.
Kaum urban pada umumnya tidak
memiliki keterampilan yang memadai. Akibatnya, mereka sulit mendapatkan
pekerjaan dan tempat tinggal. Karna keadaan yang sangat mendesak, terpaksa
mereka menempati lahan – lahan kosong milik perorangan ataupun milik
pemerintah. Bahkan mereka tak segan –segan mendirikan gubuk – gubuk liar di
sepanjang bantaran sungai atau di jalur hijau. Daerah yang tadinya bersih
berubah menjadi kumuh dan tak sedap dipandang mataPenalaran : Deduktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar