Kamis, 23 April 2015

New Daihatsu Terios Targetkan Penjualan 200 Unit di Jatim

Jawa Timur (Jatim) menjadi incaran merek-merek mobil terkenal tanah air. Setelah Honda dan Toyota meluncurkan produk terbaru, kali ini giliran Daihatsu yang mengeluarkan New Terios untuk mendongkrak market share.

Saat ini, market share mobil SUV sekelas New Terrios di Jatim sekitar 450 unit. Dari jumlah itu, Daihatsu hanya membidik kue penjualan sebesar 200 unit untuk 2015. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan target penjualan tahun lalu (2014) sebesar 160 unit. Karena, segmen mobil ini adalah kelas menengah atas.

“Target yang kami tetapkan di 2015 sebesar 200 unit. Jumlah ini lebih besar dari tahun lalu, kami akan berusaha untuk memenuhi target ini,” kata Kepala Wilayah Jawa Timur dan Bali PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hariya Albertus di sela-sela peluncuran New Terrios di Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, Rabu (25/3/2015).

Hariya mengatakan, untuk memenuhi target penjualan yang ditetapkan, pihaknya melakukan kreativitas pendekatan kepada semua konsumen. Jika tahun-tahun sebelumnya Daihatsu tidak pernah melakukan pendekatan ke daerah-daerah di area Jatim, mulai 2015 pendekatan ke daerah akan dilakukan dengan serius.

Dari analisa yang dilakukan, ternyata daerah juga menyumbangkan penjualan yang cukup besar. Minimal, daerah-daerah di Jatim menyumbangkan 1 unit mobil Daihatsu. Jika ada 38 kabupaten/kota, minimal ada sekitar 38 unit laku. “Strategi ini sebelumnya belum pernah kita seriusi, sekarang kita akan sisir daerah untuk mendongkrak penjualan,” ujarnya.

Cara ini diharapkan mampu menjadi upaya menaikan tingkat penjualan, karena kondisi perekonomian d Indonesia sedang tak menentu. Kondisi tersebut mempengaruhi tingkat penjualan mobil di tanah air, apalagi dolar terus melonjak dari rupiah. Jika keadaan ini tidak segera teratasi, maka penjualan automotif di Indonesia juga akan lesu.

Meski demikian, Daihatsu tidak akan melakukan revisi harga yang ditetapkan. Justru, Daihatsu akan memberikan hadiah tambahan supaya konsumen mau membeli mobil dengan kondisi perekonomian yang tidak jelas. “Kita akan memberikan hadiah tambahan untuk menarik pembeli. Kita tidak akan merevisi harga dari tipe-tipe mobil yang dikeluarkan,” ungkap dia.

Saat ini, Daihatsu telah menjual lebih dari 1800 mobil dari berbagai tipe, dari tipe-tipe yang ada sebesar 50% penjualan terbesar dipegang pick up. Untuk Ayla, penjualan tahun lalu sebanyak 350 unit, sedangkan Xenia sebanyak 380 unit tahun lalu. Pasar ini diprediksi akan tetapa sama, hal ini dipicu kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi Indonesia.

Meski demikian, pasar Indonesia maupun Jatim masih sangat bagus untuk penjualan mobil. Untuk itu, Jatim dijadikan sebagai pasar potensial bagi produk mobil internasonal. Apalagi, daya beli masyarakat Jatim mengalami pertumbuhan yang cukup besar. “Ekonomi Jatim mash lumayan dibandingkan daerah lain, makanya Jatim menjadi target penjualan mobil semua merek,” tegas Hariya.

Kepala Daihatsu Cabang Waru, Jatim Ferry menambahkan, peluncuran New Terios diharapkan mampu mendongkrak penjualan mobil di Jatim. Sebab, desain yang dibuat sangat menarik dan berbeda dengan Terios lama. Apalagi, harga yang ditetapkan tidak terlalu mahal, berkisar Rp193.450.000 hingga Rp249.050.000. harga tersebut naik sebesar Rp900 ribu hingga Rp2,5 juta dari Terios lama.

“Terios ini ada perubahan tetapi tidak total, hanya desainnya saja. Untuk mesinnya tetap sama dengan yang lama,” katanya.

Topik : Strategi Pemasaran Mobil New Daihatsu
Referensi : http://autotekno.sindonews.com/read/981354/120/new-daihatsu-terios-targetkan-penjualan-200-unit-di-jatim-1427291737

Kata Pengantar

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta puji dan syukur kepada-Nya, maka penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah ini, yang berjudul “PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MEREK TAS KESUKAAN”. Karena tanpa rahmat dan karunia-Nya, tidak mungkin semua ini dapat terlaksana dan menghasilkan sesuatu yang berguna.
            Pada kesempatan ini penulis tidak lupa mengucapkan terimakasih serta penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu serta memberikan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan penulisan ilmiah ini yang disusun sebagai syarat untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan jenjang setara sarjana muda, jenjang strata satu (S1) pada fakultas ekonomi jurusan manajemen Universitas Gunadarma.
            Dengan kesungguhan hati dan rasa tanggung jawab penulis serta bantuan dari berbagai pihak, akhirnya penelitian ilmiah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada :
1.      Ibu Prof. Dr. E. S. Margianti, SE., MM., selaku Rektor Universitas Gunadarma.
2.      Bapak Toto Sugiharto, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
3.      Bapak Iman Murtono Soenhadji, Ph.D., selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
4.      Ibu Fettiana Gianadevi, S.Kom, MMSI., selaku Koordinator Sidang Penulisan Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.
5.      Ibu Sulistining Trimulyani., selaku Dosen Pembimbing.
6.      Bapak, Ibu serta adikku tercinta, yang telah memberikan dukungan baik moril dan materil. Semoga mereka senantiasa mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan dalam lindungan Allah SWT.
7.      Erika Rizky A tercinta dan tersayang atas semua semangat yang telah diberikan.
8.      Teman-teman kelas 3EA04 angkatan 2012 yang telah memberikan dorongan, semangat kepada penulis untuk segera menyelesaikan penulisan ilmiah ini.
9.      Teman-teman satu Jurusan Manajemen yang mendukung saya dalam menyelesaikan penulisan ini.
Juga tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan ilmiah ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Atas bantuan, saran dan usaha yang telah diberikan kepada penulis. Semoga Allah SWT berkenan membuka rahmat dan karunianya kepada semua pihak yang telah membantu penulis. Amin.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu saran serta kritik untuk peningkatan mutu penulisan ilmiah ini sangat diharapkan. Semoga penulisan ilmiah ini dapat memberikan manfaat sesuai fungsinya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Depok, April 2015


        Penulis

Rabu, 25 Maret 2015

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TAS MEREK KESUKAAN

                                                          BAB I
                                                PENDAHULUAN

1.1  latar belakang

Pada masa ini, industri sedang berkembang pesat. Salah satu sektor industri yang mengalami persaingan ketat adalah industri tas. Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk produk-produk tas baik dari dalam negri maupun luar negri. Tas merupakan suatu wadah atau tempat yang digunakan untuk meletakkan barang agar bisa dibawa kemanapun kita pergi.
Tas sudah ada pada jaman prasejarah, ini terbukti dengan ada tas yang terbuat dari kulit. Tas dari kulit ini biasanya digunakan untuk membawa makanan atau benda yang bersifat ringan. Ada lagi tas yang terbuat dari kayu yang digunakan untuk membawa batu pada saat itu. Tas merupakan sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari ke sekolah, olahraga/mendaki sebuah gunung, maupun sekedar hangout  bersama teman-teman, sudah dipastikan kita pasti membawa tas. Tas adalah salah satu barang terpenting dalam kehidupan.
Masyarakat di Indonesia sendiri mempunyai hobi mendaki sebuah gunung dikarnakan letak geografisnya yang dikelilingi pegunungaan sangat tepat untuk mendaki sebuah gunung dan mendaki sebuah gunung seperti trend atau gaya hidup yang baik untuk pria dan wanita. Sebuah tas sangat di perlukan untuk membawa perlengkapan yang dibutuhkan. Hal ini menyebabkan produsen-produsen tas harus mampu bersaing dalam memperebutkan pangsa pasar. Persaingan industri tas cukup ketat disebabkan oleh banyaknya produk tas impor yang memasuki pasar. Salah satu kekuatan dari sebuah poduk didalam persaingan adalah kualitas produk, harga, dan citra merek, karena kualitas produk, harga, dan citra merek adalah daya pembeda dengan produk lain.

Kamis, 19 Maret 2015

“Sistem Penjualan Online Berbasis Web Pada MDP Notebook Center”

Rizka Hikma Juliana (rheez_ka@yahoo.com), Nova Oktaviana
(nova_oktaviana@yahoo.co.id)
Johannes Petrus (johannes@stmik-mdp.net)
Jurusan Sistem Informasi
STMIK GI MDP
Abstrak : MDP Notebook Center adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan notebook dan komputer, dimana produk diperoleh dari distributor resmi dan didistribusikan langsung kepada took komputer serta kepada konsumen. Untuk memperlancar bisnisnya MDP membutuhkan website penjualan online untuk mempermudah pelanggan dalam pemesanan barang secara online. Sebelumnya MDP hanya mempunyai website yang memberikan informasi barang saja. Maka dari itu penulis akan melakukan pengembangan bisnis berupa sistem penjualan online berbasis web. Dalam sistem ini, penulis menggunakan aplikasi XAMPP dengan metodologi iterasi (iterative).Sistem yang dibuat akan membantu perusahaan dalam pelakukan penjualan barang.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (STUDI PADA SWALAYAN LUWES PURWODADI )


Widiyanto Bangun Prasetyo
B11.2007.01325
ABSTRAKSI
Perusahaan yang bergerak dibidang produk haruslah dapat
mempertahankan reputasi yang baik dimata pelanggannya. Kualitas pelayanan
yang baik dan berkualitas akan cenderung memberikan kepuasan yang lebih
kepada pelanggan yang menggunakan jasa pada perusahaan tersebut. Tanpa
memperhatikan kualitas pelayanan maka jangan harap perusahaan dapat terus
mempertahankan image dimata pelanggan.
Adapun yang dijadikan sebagai populasi adalah seluruh pelanggan Swalayan
Luwes Purwodadi Periode tahun 2013. Peneliti menggunakan sampel 96 karena
angka paling mendekati dari 96,04 adalah 96, sehingga peneliti menggunakan
sampel 96 sebagai sampel penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode simple random sampling yaitu teknik pengambilan
sampel secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada didalam populasi
tersebut. (Setiawan, 2005 : 151). Dalam hal ini responden adalah pelanggan di
Swalayan Luwes Purwodadi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier
berganda dengan terlebih dahulu diuji dengan uji validitas dan reliabilitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh yang berarti
antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, artinya apabila kualitas
pelayanan meningkat maka loyalitas pelanggan akan meningkat. Terdapat
pengaruh yang berarti antara kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan,
artinya apabila kepercayaan pelanggan meningkat maka loyalitas pelanggan akan
meningkat. Terdapat pengaruh yang berarti antara kepuasan pelanggan terhadap
loyalitas pelanggan, artinya apabila kepuasan pelanggan meningkat maka
loyalitas pelanggan akan meningkat. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa F
hitung sebesar 66,904 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian
keputusan yang diambil adalam tolak Ho dan menerima Ha. Hal ini berarti bahwa
semua variabel bebas secara bersama-sama mampu mempengaruh variabel terikat
loyalitas pelanggan secara signifikan.
Kata kunci : Kualitas pelayanan, kepercayaan , kepuasan pelanggan dan loyalitas
pelanggan

Jumat, 13 Maret 2015

Urbanisasi dan permasalahannya

                                                                                                    Agni Bhuwono S
                                                                                                             10212331

          Bagi sebagian masyarakat, Jakarta dan kota - kota besar lainnya merupakan kota yang sangat menarik. Tidak hanya bagi para turis asing, tetapi juga bagi para penduduk desa. Di kota besar banyak terdapat sarana dan tempat yang menggangumkan. Tempat rekreasi, gedung-gedung pencakar langit, perumahan mewah, dan pusat-pusat belanjaan sangat mudai dijumpai. Hal inilah yang menimbulkan daya tarik bagi seseorang pergi ke kota besar untuk mengadu nasib.
Kemewahan kota besar telah menarik minat para penduduk. Terutama mereka yang berasal dari desa. Jadilah mereka kaum urban. Mereka berlomba - lomba untuk mencari kehidupan yang baru. Mereka beranggapan hidup di kota - kota besar lebih menjanjikan dan lebih mudah mendapatkan uang.
            Karna adanya kaum urban, di kotabesar timbul masalah. Hal ini disebabkan mereka yang datang hanya mengandalkan keberuntungan saja. Akibatnya, banyak di antara mereka hidup terlantar. Untuk tetap bertahan di kota, banyaknya di antara mereka terpaksa menempati perumahan - perumahan tak layak huni atau perumahan kumuh. Masalah lainnya yang timbul adalah bertambahnya pengangguran. Penganggurang terus – menerus bertambah.
            Pengangguran yang tidak cepat di tanganin akan menimbulkan masalah bertambahnya angka kejahatan. Persoalan ini sudah tentu membuat rasa was – was bagi para penduduk lainnya. Kejahatan terjadi di sana sini dan tak mengenal waktu.
            Kaum urban pada umumnya tidak memiliki keterampilan yang memadai. Akibatnya, mereka sulit mendapatkan pekerjaan dan tempat tinggal. Karna keadaan yang sangat mendesak, terpaksa mereka menempati lahan – lahan kosong milik perorangan ataupun milik pemerintah. Bahkan mereka tak segan –segan mendirikan gubuk – gubuk liar di sepanjang bantaran sungai atau di jalur hijau. Daerah yang tadinya bersih berubah menjadi kumuh dan tak sedap dipandang mata


                                                                                                        Penalaran : Deduktif

Rabu, 22 Oktober 2014

Segmentasi pasar


SEGMENTASI PASAR
PERILAKU KONSUMEN






Disusun Oleh
Agni Bhuwono Sutomo (10212331)
Ferry Firdaus (12212911)
Hendikam Dwi Wariyantoni         (13212383)
Risnandar                                    (16212478)
Yohanes Adi Prabowo                  (17212846)

                                                        3EA04

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2014


SEGMENTASI PASAR

SEGMENTASI PASAR
Pengertian segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah pengelompokkan pasar menjadi kelompok – kelompok konsumen yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dpilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk.
Menurut Saladi (2003 : 83), pengertian segmentasi pasar adalah sebagai berikut :
“Segmentasi pasar adalah proses pengelompokkan-pengelompokkan pasar ke dalam kelompok pembeli yang potensial dengan kebutuhan yang sama, dan atau karakteristik yang disukai serta memperlihatkan hubungan pembelian yang sama pula”
Sedangkan menurut Kotler (2006 : 281) mengatakan bahwa :
“Segmentasi pasar membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok yang khas berdasarkan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang terpisah”
Dan menurut Kasali (2000 : 118) adalah :
“Suatu proses untuk membagi-bagi atau mengelompokkan konsumen ke dalam kotak-kotak yang lebih homogen”
Pasar terdiri dari para pembeli. Setiap pembeli berbeda dalam satu atau banyak hal, dapat berupa keinginan, sumber daya, lokasi, perilaku, maupun praktek-praktek mambelinya. Variabel tersebut dapat dipergunakan untuk memisahkan pasar atau segmentasi pasar.

Sabtu, 28 Juni 2014

Politik dan strategi nasional

Pengertian politik
Kata “Politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu negara dan teia, berarti urusan. Dalam bahasa Indonesia, politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki.

Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan – kebijakan umum (public policies)  yg menyangkut pengaturan,pembagian  / alokasi sumber- sumber yang ada.
Dengan demikian, politik membicarakan hal hal yang berkaitan dengan :
1.Negara
2.Kekuasaan
3.Pengambilan Keputusan
4.Kebijakan Umum
5.Distribusi

Pengertian strategi
Strategi berasal dari bahasa  Yunani strategia yg di artikan sebagai “The art of  the general” / seni seorang panglima yg biasanya di gunakan dalam peperangan. Kark von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan.
Dengan demikian, strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral/bidang militer,tetapi telah meluas kesegla bidang kehidupan.startegi pada dasarnya merupakan seni dan ilmu menggunakan dan mengembangkan (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam) untuk mencapaitujuan yg telah ditetapkan sebelumnya.

Politik dan Strategi Nasional

Politik nasional di artikan sebelumnya sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita” dan tujuan nasional. Demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijakan negara tentang pembinaan ( perencanaan, pengembangan, pemeliharaaan, dan pengendalian )serta penggunaan kekuatan nasional untukmencapai tujuan nasional.

Referensi :
Buku Pendidikan Kewarganegaraan,Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama ,Jakarta ,2008

Kamis, 19 Juni 2014

Artikel tentang ketahanan nasional

PENGERTIAN
Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.

LATAR BELAKANG
Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa. Tetapi bangsa Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatannya dari agresi Belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintahan dari gerakan separatis.
Ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis, sumber daya alam dan jumlah serta kemampuan penduduk telah menempatkan Indonesia menjadi ajang persaingan kepentingan dan perebutan pengaruh antar negara besar. Hal ini secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak negatif terhadap segenap aspek kehidupan sehingga dapat mempengaruhi dan membahayakan kelangsungan hidup dan eksitensi NKRI. 

ASAS-ASAS KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
1.Kesejahteraan dan keamanan
2.Komprehensif Integral (Menyeluruh Terpadu)
3.Mawas kedalam dan keluar
4.Kekeluargaan

SIFAT KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
1.Mandiri = Percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri bertumpu pada identitas, integritas dan kepribadian. Kemandirian merupakan prasyarat menjalin kerjasama yang saling menguntungkan
2.Dinamis = Berubah tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategis.
3.Wibawa = Pembinaan ketahanan nasional yang berhasil akan meningkatkan kemampuan bangsa dan menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain.
4.Konsultasi dan Kerjasama = Sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

PENGARUH ASPEK KETAHANAN NASIONAL PADA KEHIDUPAN BERNEGARA
Ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap-tiap aspek relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang sulit dipantau karena sangan komplek.

Konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:
1.Aspek alamiah (Statis)
a. Geografi b. Kependudukan c. Sumber kekayaan alam

2.Aspek sosial (Dinamis)
a.Ideologi
c.Ekonomi
d.Sosial budaya

PENGARUH ASPEK IDEOLOGI
Ideologi => Suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi.
Dalam Ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa. Keampuhan ideologi tergantung pada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri.

1.IDEOLOGI DUNIA

a.Liberalisme(Individualisme)
Negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat (kontraksosial). Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa terkecuali atas persetujuan dari yang bersangkutan. Paham liberalisme mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak. Tokoh: Thomas Hobbes, John Locke, J.J. Rousseau, Herbert Spencer, Harold J. Laski

b.Komunisme(ClassTheory)
Negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain.
Golongan borjuis menindas golongan proletar (buruh), oleh karena itu kaum buruh dianjurkan mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum kapitalis & borjuis, dalam upaya merebut kekuasaan / mempertahankannya, komunisme,akan:
1. Atheis, agama adalah racun bagi kehidupan masyarakat.
2. Mengkomuniskan dunia, masyarakat tanpa nasionalisme.

c.Paham Agama
Negara membina kehidupan keagamaan umat dan bersifat spiritual religius. Bersumber pada falsafah keagamaan dalam kitab suci agama. Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupan dunia.

Referensi : http://khairulchaniago.wordpress.com/pengertian-arti-definisi-ketahanan-nasional-bangsa-negara-indonesia/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/artikel-ketahanan-nasional-3/

Kamis, 08 Mei 2014

Pengertian tentang HAM

Pengertian tentang HAM

HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.

Di dunia ada pembagian bidang, jenis dan macam hak asasi manusia :

1. Hak Asasi Pribadi ( Personal Right ) yaitu Hak kebebasan mengeluarkan pendapat.
2. Hak Asasi Politik (Political Right ) yaitu Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan ,contoh seperti partai politik dll.
3. Hak Asasi Ekonomi ( Property Right ) yaitu Hak kebebasan memiliki sesuatu.
4. Hak Asasi Sosial budaya ( Sosial Culture Right ) yaitu Hak untuk menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan.
5. Hak Asasi Hukum (Legal Equality Right ) yaitu Hak mendapatkan layanan dan perlindungan hukum.
6. Hak Asasi Peradilan ( Procedural Right ) yaitu Hak mandapat pembelaan hukum di peradilan.

Kasus elanggaran dapat di kategorikan menjadi 2 yaitu :

1. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat.
2. Kasus pelanggaran HAM yang biasa.

Berikut adalah contoh kasus-kasus pelaggaram ham yang terjadi di Indonesia :

a. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998)
Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998 (4 mahasiswa meninggal dan puluhan lainnya luka-luka). Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orang warga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orang mahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka).
b. Kasus Poso (1998 – 2000)
Telah terjadi bentrokan di Poso yang memakan banyak korban yang diakhiri dengan bentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKAUB) di kabupaten Dati II Poso.
c. Kasus TKI di Malaysia (2002)
Terjadi peristiwa penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita Indonesia dari persoalan penganiayaan oleh majikan sampai gaji yang tidak dibayar.

Referensi :
- http://kasusham.blogspot.com/
- http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-macam-dan-jenis-hak-asasi-manusia-ham-yang-berlaku-umum-global-pelajaran-ilmu-ppkn-pmp-indonesia.html

Selasa, 06 Mei 2014

Pengertian dan contoh kasus Undang-undang no 11 tahun 2008 tentang ITE



              Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.


Contoh kasus yang ITE yang terjadi di Indonesia :

  • Luna Maya dijerat pasal 27 undang-undang ITE karena melecehkan profesi wartawan (bukan jurnalist, kalau jurnalist menulis dengan fakta dan bukti yang nyata, kalau wartawan bisa menulis dengan abstrak yang dalam hal ini kita pandang sebagai ISU) infotainment dengan kata “pelacur” dan “pembunuh“.
  • Prita Mulyasari dijerat pasal 27 ayat 3 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), karena akan mengancam kebebasan berekspresi.
  • Ariel dijerat Pasal 27 ayat 1 UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE jo pasal 45 ayat 1 UU ITE mengatur tentang hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.


Referensi :



Bahasa Inggris Bisnis 2

1. Contoh kalimat Subject - Verb Agreement The charger risks every month           The chargers risk every month He is driver ta...